Teknik Mengumpan Bola dalam Sepakbola

February 1, 2011 Leave a comment

Para pakar dan legenda sepakbola mengatakan,”Siapa tidak bisa umpan-mengumpan, ia tidak bisa bermain sepakbola.” Mengumpan memang keterampilan dasar yang paling penting dalam sepakbola. Hampir setiap detik dalam pertandingan sepakbola dipenuhi dengan kegiatan mengumpan. Namun, bagaimanakah mengumpan yang baik? Berikut ini beberapa tips singkatnya.

 

1.Umpan yang baik adalah umpan yang akurat, berkecepatan tepat (tidak terlalu lembek dan tidak pula terlalu keras), tidak mudah dihadang atau ditangkap lawan, mudah diterima atau dikontrol oleh sasaran, dan kalau bisa tidak terbaca oleh lawan.

2.Gunakan teknik yang tepat untuk mengumpan. Umpan pendek biasanya dilakukan dengan bola bawah. Umpan panjang biasanya dilakukan dengan bola lambung, karena lebih keras (cepat) dan tidak mudah dipotong oleh lawan. Anda bisa juga mengumpan ke belakang tanpa berbalik dengan menggunakan tumit (heel pass) atau sol sepatu Anda.

3.Umpan-umpan pendek secara umum lebih menjamin tim kita bisa menguasai bola, karena bola bisa ditransfer secara akurat diantara para pemain tim kita. Akan tetapi untuk itu, tim kita harus memiliki lini tengah yang handal. Adapun umpan-umpan panjang memang bisa menghemat waktu akan tetapi kurang akurat (seringkali bolanya fifty-fifty) sehingga kurang menjamin tim kita bisa menguasai bola. Jika tim Anda kalah di lini tengah (bola sulit mencapai pertahanan lawan) maka giat melakukan umpan panjang dari belakang langsung ke depan merupakan pilihan yang baik. Hanya saja untuk itu tim Anda harus memiliki striker yang baik dan mesti didukung dengan formasi yang sesuai. Yang baik adalah jika tim Anda menggunakan umpan-umpan pendek dan umpan-umpan panjang sekaligus secara proporsional dan sesuai kebutuhan.

4.Jika Anda bisa mengumpan maka umpankanlah. Anda hanya boleh menggiring bola kalau kesulitan untuk mengumpan atau kalau dengan menggiring itu Anda yakin akan bisa mencetak gol. Ingatlah bahwa mengumpan dan menggiring itu memiliki tujuan utama yang sama yakni mentransfer bola dari satu titik ke titik yang lain, akan tetapi mengumpan itu lebih cepat – bola yang ditransfer dengan cara diumpan akan mencapai titik tujuan lebih cepat daripada jika digiring, seberapapun cepatnya giringan itu – dan lebih hemat energi. Sekali lagi, jangan banyak giring kalau Anda bisa mengumpankannya. Seringkali banyak giring hanya akan membuat serangan kita terpatahkan. Akan tetapi, baik juga bagi Anda untuk tidak tergesa-gesa mengumpan bola (asalkan Anda punya ruang untuk itu) dengan dua tujuan : 1) untuk mencari sasaran umpan yang paling baik, 2) untuk menciptakan konfigurasi yang lebih baik untuk kemudian mengumpan ketika konfigurasi yang lebih baik itu tercipta.

5.Jika sasaran umpan sedang berhenti maka berilah ia umpan di kakinya, namun jika sasaran umpan sedang berlari maka berilah ia umpan didepannya secara terukur. Demikian pula, mengumpan itu tidak selalu harus kepada sasaran (pass to player, pass to feet). Mengumpan juga bisa dilakukan kepada ruang kosong dengan harapan teman kita akan berlari ke arah bola (pass to space). Sekali lagi, mengumpan tidak harus kepada sasaran tetapi bisa juga ke ruang kosong yang tepat. Bahkan, seringkali mengumpan ke ruang kosong itu lebih baik daripada mengarahkan bola tepat ke sasaran umpan. Namun perlu diingat bahwa umpan Anda ke ruang kosong harus lebih mudah diterima oleh teman daripada lawan. Jangan bola fifty-fifty, apalagi yang lebih mudah diterima oleh lawan daripada teman.

6.Visi (pandangan) sangatlah penting. Pemain yang dituntut memiliki visi yang paling baik adalah playmaker. Berikan visi yang luas pada lapangan, lihat posisi para pemain di lapangan, pikirkan pola pergerakan yang akan tercipta, tentukan sasaran umpan yang paling baik, lalu umpankan bola. Bagilah dengan baik visi Anda antara bola dan lapangan. Semakin mahir seorang pemain, ia akan bisa memberikan visi yang lebih besar ke lapangan. Selama kita melakukan visi, pikirkan dengan cepat kemana harus mengumpan. Jangan terlalu lama berpikir karena lawan akan memanfaatkannya untuk menata konfigurasi mereka. Yang lebih baik adalah jika Anda sudah mengetahui apa yang akan Anda lakukan sebelum Anda menyentuh bola.

7.Setelah Anda mengumpan, segeralah berlari untuk mencari posisi yang paling tepat (prinsip pass and move). Jadi, setelah mengumpan jangan hanya diam dan bengong memandangi bola saja. Setidak-tidaknya, carilah posisi sehingga Anda bisa diberi umpan balik. Demikian pula, jika teman Anda sedang kesulitan untuk mengumpan maka carilah posisi yang baik agar teman Anda bisa mengumpankan bola kepada Anda (support).

8.Jika Anda memberi umpan kepada teman yang sedang ditempel (dibayangi) maka umpankanlah bola ke sisi yang paling aman, sehingga bola bisa dikuasai oleh teman kita tersebut sementara lawan yang sedang menempeli kesulitan untuk merebut bola.

9.Jangan biarkan bola terperangkap di daerah kelewat padat (overload). Manfaatkan lebar lapangan. Jika sayap kiri lapangan sedang overload, pindahkan bola ke sayap kanan lapangan. Bagus juga jika tim kita bisa menciptakan overload yang banyak diisi oleh para pemain lawan untuk kemudian segera memindahkan bola ke sisi lapangan yang lain.

10.Mengumpan tidak selalu harus ke depan atau menyamping lapangan, umpan juga bisa diberikan ke belakang jika itu memang baik untuk dilakukan. Mengumpan ke belakang lapangan bisa memberikan kesempatan kepada tim kita untuk menata konfigurasi, menarik lawan untuk mengurangi kepadatan (density) daerah mereka dan menarik mereka dari daerah pertahanan mereka. Bahkan mengumpan ke kiper seringkali dilakukan dalam keadaan terdesak atau kehilangan ide (ingat bahwa kiper memiliki visi yang sangat baik terhadap keseluruhan lapangan). Jika Anda mengumpan ke kiper, sebaiknya Anda tahu kaki mananya yang lebih baik. Jika misalnya kaki kanannya lebih baik maka berilah ia umpan di kaki kanannya tersebut. Namun, kalau Anda bisa mengumpan ke depan dan hal itu cukup prospektif untuk serangan, jangan mengumpan ke samping atau ke belakang karena akan memboroskan waktu.

11.Jika Anda melihat bahwa celah-celah mengumpan ke depan pada suatu bagian lapangan tidak prospektif, kembalikan bola ke bagian lapangan yang lain (ke samping atau ke belakang) untuk mendapatkan celah-celah ke depan yang lebih prospektif.

12.Jika tim lawan masih sulit untuk ditembus karena konfigurasi mereka masif dan menekan, maka untuk sekedar tetap menguasai bola, jangan tergesa-gesa untuk merangsek maju tetapi umpan-umpankanlah bola diantara para pemain kita di daerah yang jauh dari konsentrasi para pemain lawan (defensive passes). Hal ini akan memaksa para pemain lawan untuk bergerak dan akan memecah kemasifan konfigurasi mereka.

13.Umpan silang (crossing) merupakan umpan yang sangat sering menciptakan gol. Ketika Anda ingin melakukannya, Anda tidak harus yakin bahwa ada teman Anda di tengah yang akan menerima bola. Umpankan saja bola ke tengah tanpa terlalu ambil pusing apakah di tengah ada teman atau tidak. Ini sekaligus untuk mendidik bahwa jika ada seseorang dari tim kita yang berpeluang untuk melakukan crossing, maka harus ada teman yang bersiap di tengah untuk menyambut bola. Untuk itu, jika Anda ingin memberi isyarat kepada teman Anda untuk melakukan crossing maka lebih baik ucapkan kepadanya ”Tengahkan bola” daripada ucapan ”Umpankan silang” karena ucapan yang terakhir akan membuat teman Anda tersebut berpikir kepada siapa dia akan mengumpan, padahal yang penting adalah mengumpankan bola ke tengah begitu saja. Namun demikian, jika Anda bisa melihat posisi teman Anda yang ada di tengah, maka itu tentu lebih baik lagi. Dan dalam melakukan crossing, mengarahkan bola tegak lurus ke tengah lapangan atau sedikit ke belakang lebih baik daripada mengarahkan bola menyudut ke depan karena yang belakangan itu lebih sulit untuk dikontrol atau dieksekusi. Kebanyakan crossing dilakukan dengan bola lambung yang siap disundul langsung atau dieksekusi dengan tendangan volley ke gawang lawan (terutama jika sewaktu melakukan crossing Anda tidak yakin apakah di tengah ada teman Anda sehingga bola tidak terpotong oleh lawan).

 

14.Umpan terobosan (through pass) bisa dilakukan di dekat gawang lawan dengan cara melewatkan bola di belakang lawan yang sedang menghadang dan ada teman yang akan mengejar bola tersebut untuk dieksekusi.

15.Mengumpan kepada diri sendiri (pass to yourself) adalah mengumpankan bola ke ruang kosong di belakang lawan yang menghadang kemudian secepat kilat kita kejar sendiri. Sehingga, umpan ini bisa juga disebut sebagai ’umpan terobosan kepada diri sendiri’. Umpan ini biasanya dilakukan untuk melewati last defender. Umpan ini merupakan alternatif yang bisa Anda lakukan selain melewati lawan dengan tetap menggiring bola. Filosofi dari umpan ini adalah, lawan harus berbalik dulu sebelum berlari mengejar bola sementara Anda cukup berlari ke arah depan secepat-cepatnya. Disamping itu, Anda mengetahui momen sementara lawan tidak mengetahui momen. Akan tetapi Anda hanya boleh melakukan ini jika Anda bisa berlari lebih cepat daripada lawan yang menghadang. Untuk melakukan umpan ini, Anda bisa menggunakan bola bawah atau dengan mencungkil bola melewati kepala lawan yang menghadang (sombrero move).

16.Menerima umpan pada dasarnya ada tiga macam : 1) mengeblok bola, 2) menahan laju bola secara perlahan dengan menggerakkan bagian tubuh yang bersentuhan dengan bola searah dengan laju bola (trapping), dan 3) melewatkan dan mengejar bola. Jika Anda menerima umpan dengan teknik 1, pastikan bola memantul ke arah kemana Anda akan berlari membawa bola, atau ke ruang kosong, atau langsung ke teman Anda (mengumpan). Ini penting terutama jika bola melaju sangat keras. Trapping juga merupakan pilihan terbaik ketika bola melaju sangat keras.

17.Begitu Anda menerima umpan, biasakan untuk langsung berlari membawa bola terlebih dahulu (prinsip receive dan move), dan jika posisi Anda tidak baik maka bawalah bola ke posisi yang lebih baik (misalnya ke ruang yang lebih luas), sembari pikirkan saat yang tepat untuk mengumpan dan kepada siapa Anda memberikan umpan, lalu lakukanlah. Namun kadang-kadang Anda tidak punya cukup ruang untuk berlari setelah menerima umpan, sehingga yang harus Anda lakukan adalah langsung mengumpankannya kepada teman.

18.Jika teman Anda mengumpan ke ruang kosong dengan harapan Anda mengejar bola, maka Anda harus tanggap dan segera mengejar bola tersebut.

19.Pada ruang yang sempit, mengontrol bola dengan satu sentuhan (one touch) merupakan pilihan yang sangat baik. Pada ruang yang sempit, Anda jangan gugup dalam mengolah bola sepanjang Anda bisa melindungi bola dengan baik seraya mencari sasaran umpan yang tepat.

20.Dalam keadaan terdesak, mengumpan balik ke pemberi umpan merupakan pilihan yang sangat baik. Tentu saja sepanjang si pemberi umpan berada dalam posisi yang memungkinkan untuk itu.

21.Jika ada bola umpan menuju ke arah Anda tetapi Anda melihat ada teman sesudah Anda yang berada pada posisi yang lebih baik untuk menerima umpan tersebut ketika itu, maka Anda bisa berpura-pura mau menerima bola akan tetapi Anda ternyata melewatkan bola untuk langsung diterima teman Anda tersebut.

Categories: Uncategorized

Menghapus virus ThinkPoint

December 4, 2010 Leave a comment

Pernahkah sodara kenal yang namanya Virus ThinkPoint? Virus ini pada dasarnya adalah varian terbaru dari Trojan.  Virus ini mengatasnamakan Microsoft sebagai penyedianya dengan berperan sebagai anti virus&malware..dan itu sebuah kebohongan!. Pihak microsoft sendiri tidak pernah mengeluarkan sistem perlindungan/Security System bernama ThinkPoint. Virus ini pada saat bekerja akan menginfeksi seluruh sistem. gangguan paling dirasakan ketika kita akan melakukan browsing. Baik Firefox, Opera, ataupun IE akan diblok oleh virus ini. Antivirus tidak akan bekerja efektif menghadapi virus ini.

ThinkPoint akan bekerja ketika OS windows log on/ startup.

berikut langkah menghilangkan Virus ThinkPoint :

1.  Untuk mengatasi ini saat ada permintaan “Safe Startup” dari virus ini, tekan

ctrl + alt + del (task manager)

2.  Klik tab Process di task manager lalu pilih “Hotfix”, klik kanan hotfix

tersebut lalu End Process.

3.  Tekan tombol Windows di keyboard + R, atau pilih menu Run dan ketikkan

regedit

4.  Tekan ctrl + f dan ketikkan hotfix, lalu enter. bila diketemukan file hotfix

tersebut maka tekan delete, lakukan proses ini berulang-ulang hingga

hotfix ini hilang dari register windows.

5.  restart PC.

Namun bila anda takut mengutak-atik register Windows, berikut saya berikan antimalware yang mampu meremove ThinkPoint, berikut linknya : http://www.filecluster.com/downloads/Malwarebytes-Anti-Malware.html

Hoho selamat browsing..

Categories: Elektronika & IT

Susahnya masuk Yahoo Koprol

November 23, 2010 Leave a comment

Yahoo Koprol sebagai salah satu situs jejaring sosial tengah populer selain Facebook, Twitter, MySpace, Plurk,dll. Namun banyak sekali keluhan sulitnya masuk ke situs ini, kesulitan mengakses dan log in ke jejaring sosial yang satu ini. Khusus bagi pengguna laman/browser Mozilla Firefox, sering sekali kesulitan akses Koprol ini kita temui. Namun ada solusi mudah mengatasinya :

1. Saat anda mengakses Koprol dan proses load selesai, namun web Koprol belum terbuka. Lihat pada bagian

“pojok kanan bawah” maka terdapat gambar gembok lalu klik.

2. Klik pada bagian “Cookies” atau “View Cookies”, hapus/remove semua isi Cookies yang ada didalamnya.

3. Refresh-lah halaman Koprol anda (tekan F5), klo ada permintaan resend maka lakukanlah.

 

Selamat Mencoba..

Categories: Elektronika & IT

Mikrokontroler AVR ATmega8535

August 29, 2010 Leave a comment

Mikrokontroler adalah suatu keping IC dimana terdapat mikroprosesor

dan memori program (ROM) serta memori serbaguna (RAM), bahkan ada beberapa jenis mikrokontroler yang memiliki fasilitas ADC, PLL, EEPROM dalam satu kemasan. Penggunaan mikrokontroler dalam bidang kontrol sangat luas dan populer.

Ada beberapa vendor yang membuat mikrokontroler diantaranya Intel, Microchip, Winbond, Atmel, Philips, Xemics dan lain – lain. Dari beberapa vendor tersebut, yang paling populer digunakan adalah mikrokontroler buatan Atmel. Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard’s Risc prosesor) memiliki arsitektur RISC 8 bit, di mana semua instruksi dikemas dalam kode 16-bit (16-bits word) dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam 1 (satu) siklus clock, berbeda dengan instruksi MCS 51 yang membutuhkan 12 siklus clock. Tentu saja itu terjadi karena kedua jenis mikrokontroler tersebut memiliki arsitektur yang berbeda. AVR berteknologi RISC (Reduced Instruction Set Computing), sedangkan seri MCS 51 berteknologi CISC (Complex Instruction Set Computing). Secara umum, AVR dapat dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu keluarga ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega dan AT86RFxx. Pada dasarnya yang membedakan masing – masing kelas adalah memori, peripheral, dan fungsinya. Dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan, mereka bisa dikatakan hampir sama. Oleh karena itu, dipergunakan salah satu AVR produk Atmel, yaitu ATMega8535. Selain mudah didapatkan dan lebih murah ATMega8535 juga memiliki fasilitas yang lengkap. Untuk tipe AVR ada 3 jenis yaitu AT Tiny, AVR klasik, AT Mega. Perbedaannya hanya pada fasilitas dan I/O yang tersedia serta fasilitas lain seperti ADC,EEPROM dan lain sebagainya. Salah satu contohnya adalah AT Mega 8535. Memiliki teknologi RISC dengan kecepatan maksimal 16 MHz membuat ATMega8535 lebih cepat bila dibandingkan dengan varian MCS 51. Dengan fasilitas yang lengkap tersebut menjadikan ATMega8535 sebagai mikrokontroler yang powerful.

ATMega8535 memiliki bagian sebagai berikut:

1. Saluran I/O sebanyak 32 buah, yaitu Port A, Port B, Port C, dan Port D. 2. ADC 10 bit sebanyak 8 saluran.

3. Tiga buah Timer/Counter dengan kemampuan pembandingan.

4. CPU yang terdiri atas 32 buah register.

5. Watchdog Timer dengan osilator internal. 6. SRAM sebesar 512 byte.

7. Memori Flash sebesar 8 kb dengan kemampuan Read While Write.

8. Unit interupsi internal dan eksternal.

9. Port antarmuka SPI.

10. EEPROM sebesar 512 byte yang dapat diprogram saat operasi.

11. Antarmuka komparator analog.

12. Port USART untuk komunikasi serial.

Fitur ATMega8535 Kapabilitas detail dari ATMega8535 adalah sebagai berikut:

  1. Sistem mikroprosesor 8 bit berbasis RISC dengan kecepatan maksimal

16 Mhz.

2.  Kapabilitas memory flash 8KB,SRAM sebesar 512 byte,dan EEPROM

(Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) sebesar 512

byte.

3.  ADC internal dengan fidelitas 10 bit sebanyak 8 channel.

4.  Portal komunikasi serial (USART) dengan kecepatan maksimal 2,5

Mbps.

5. Enam pilihan mode sleep menghemat penggunaan daya listrik.

Konfigurasi Pin ATMega8535 Konfigurasi pin ATMega8535 bisa dilihat pada gambar .Dari gambar tersebut dapat dijelaskan secara fungsional konfigurasi pin ATMega8535 sebagai berikut:

1.  VCC merupakan pin yang berfungsi sebagai pin masukan catu daya.

2.  GND merupakan pin ground.

3.  Port A (PA0..PA7) merupakan pin I/O dua arah dan pin masukan ADC. 4.  Port B (PB0..PB7) merupakan pin I/O dua arah dan pin fungsi khusus,

yaitu Timer/Counter,komparator analog,dan SPI.

5.  Port C (PC0..PC7) merupakan pin I/O dua arah dan pin fungsi khusus,

yaitu TWI,komparator analog dan Timer Oscillator.

6.  Port D (PD0..PD7) merupakan pin I/O dua arah dan pin fungsi khusus,

yaitu komparator analog,interupsi eksternal,dan komunikasi serial.

7.  RESET merupakan pin yang digunakan untuk me-reset mikrokontroler. 8.  XTAL1 dan XTAL2 merupakan pin masukan clock ekstenal.

9.  AVCC merupakan pin masukan tegangan untuk ADC.

10.  AREF merupakan pin masukan tegangan referensi ADC.

ATMega 8535 memiliki 4 buah port input/output 8 bit, yaitu PORT A, PORT B, PORT C, dan PORT D. Selain sebagai input/output masing masing port juga memiliki fungsi yang lain. Berikut ini deskripsi dari tiap-tiap pin ATMega 8535 :

  • PORT A

PORT A digunakan untuk masukan analog menuju konvertor A/D. Jika konvertor A/D tidak digunakan PORT A juga bertindak sebagai 8-bit bi-directional port I/O. Pin PORT A dilengkapi internal resistor pull up. Keluaran penyangga PORT A mempunyai karakteristik yaitu sebagai pengarah simetris dengan kedua-duanya masukan yang tinggi dan sebagai sumber kemampuan. Ketika pin PA0 ke PA7 digunakan sebagai masukan dan secara eksternal akan menghasilkan arus sumber arus jika resistor pull up diaktifkan. Pin PORT A menjadi tri-stated ketika kondisi reset menjadi aktif, sekalipun clock tidak dijalankan.

  • PORT B

Digunakan PORT B juga bertindak sebagai 8-bit bi-directional port I/O. Pin PORT B dilengkapi internal resistor pull up. Keluaran penyangga PORT B mempunyai karakteristik yaitu sebagai pengarah simetris dengan kedua-duanya masukan yang tinggi dan sebagai sumber kemampuan. Ketika pin PB0 ke PB7 digunakan sebagai masukan dan secara eksternal akan menghasilkan arus jika resistor pull up diaktifkan. Pin PORT B menjadi tri-stated ketika kondisi reset menjadi aktif, sekalipun clock tidak dijalankan.

  • PORT C

Digunakan PORT C juga bertindak sebagai 8-bit bi-directional port I/O. Pin PORT C dilengkapi internal resistor pull up. Keluaran penyangga PORT C mempunyai karakteristik yaitu sebagai pengarah simetris dengan kedua-duanya masukan yang tinggi dan sebagai sumber kemampuan. Ketika pin PC0 ke PC7 digunakan sebagai masukan dan secara eksternal akan menghasilkan arus sumber arus jika resistor pull up diaktifkan. Pin PORT C menjadi tri-stated ketika kondisi reset menjadi aktif, sekalipun clock tidak dijalankan.

  • PORT D

Digunakan PORT D juga bertindak sebagai 8-bit bi-directional port I/O. Pin PORT D dilengkapi internal resistor pull up. Keluaran penyangga PORT D mempunyai karakteristik yaitu sebagai pengarah simetris dengan kedua-duanya masukan yang tinggi dan sebagai sumber kemampuan. Ketika pin PD0 ke PD7 digunakan sebagai masukan dan secara eksternal akan menghasilkan arus sumber arus jika resistor pull up diaktifkan. Pin PORT D menjadi tri-stated ketika kondisi reset menjadi aktif, sekalipun clock tidak dijalankan.

  • RESET

Masukan input. Level rendah pada pin ini dalam waktu lama dan lebih rendah dari lebar pulsa minimum akan menhasilkan reset, meskipun clock tidak bekerja.

  • XTAL1

Masukan ke penguat oscillator pembalik dan input ke clock internal sirkuit

  • XTAL2

Keluaran dari penguat oscillator pembalik

  • AVCC

AVCC adalah pencatu daya pada port A dan converter A/D. Secara eksternal terhubung ke VCC, sekalipun ADC tidak digunakan. Jika ADC digunakan, tetap harus terhubung ke VCC sebagai low pass filter.

  • AREF

AREF sebagai referensi untuk konverter A/D.

Categories: Elektronika & IT

Dimanakah Engkau Tuhan?

August 28, 2010 Leave a comment

Nina menunduk menatap sepatunya yang sudah butut. Sepatu itu sebenarnya sudah tidak layak untuk dipakai, tetapi dia tidak memiliki sepatu lain. Sejak hidup bersama neneknya, dia tidak bisa meminta kepada siapapun. Anak kecil itu hanya bisa menerima dan menerima segala yang harus ia terima.

Susi kakaknya ikut budhe di Lampung, dan sudah hampir dua tahun ia tidak bertemu dengannya. Apakah nasibnya sama dengan dirinya, dia sama sekali tidak tahu. Semenjak ayah dan ibunya berpisah, ayahnya entah pergi kemana dan ibunya kerja di Jakarta, dia dan mbak Susi hidup prihatin.

Neneknya yang sudah janda, tahun lalu pensiunan dari perusahaan air minum tempatnya bekerja. Uang pensiun yang sangat sedikit itu digunakan untuk membiayai hidupnya dan juga membiayai sekolahnya. Ibunya sendiri hanya tiga bulan sekali pulang dan membawa pulang uang hasil kerjanya di Jakarta. Ibu selalu bercerita bahwa biaya hidup di Jakarta sangat mahal, dan ia hanya bisa menyisakan sedikit uang untuk dibawa pulang. Nina tidak pernah menuntut dari ibunya. Sepenuhnya ia bisa memahami keadaan da tidak ingin membuat pusing pikiran ibunya.

Tetapi kini ia benar-benar kebingungan dan tak tahu harus bagaimana. Dia hanya memegang surat teguran dari sekolah yang tidak pernah dia sampaikan ke ibu atau neneknya. Surat teguran itu adalah surat ketiga karena ia sudah berbulan-bulan tidak membayar SPP. Nina merasa sedih karena surat teguran yang ketiga berisi ancaman, jika tidak segera dilunasi ia akan dikeluarkan dari sekolahnya.

Baju seragam putih-putih masih tergeletak diatas meja dan belum dia kenakan. Terbayang olehnya bahwa baju itu tidak pernah lagi ia kenakan karena dia tidak lagi bisa bersekolah. Apakah cita-cita untuk lulus dari bangku SMP pun tidak akan bisa ia raih? Dia tidak mempunyai cita-cita yang tinggi, selulus bangku SMP dia akan bekerj, entah bekerja apa nanti. Mungkin jadi pelayan toko atau mungkin membantu berjualan Mbok Reso di pasar. Tapi setidaknya dia bisa lulus SMP, karena sudah dua tahun biaya dikeluarkan untuk masuk ke SMP swasta ini, sayang jika biaya dan waktu setahun itu hilang percuma.

Pintu terbuka sedikit berderit, Nina serta merta menyembunyikan surat teguran itu dibawah bantal. Neneknya berdiri di pintu dan memandang lembut.

“Nin…mengapa belum ganti pakaian? Nenek sudah menggoreng ikan asin untukmu.”

“Ya Nek, sebentar lagi. Silakan nenek makan dahulu saja.”

“Tidak Nduk. Nenek tidak sarapan. Nenek buru-buru akan ke kantor pos untuk mengambil pensiun. kamu minta dibeliin apa?”

“Nggak usah dbeliin apa-apa nek. Nenek hati-hati saja di jalan ya!”

Perempuan itu tersenyum dan segera berlalu dari depan kamar Nina. Segera Nina mengenakan baju. Dia tidak ingin neneknya semakin curiga karena dia tidak berangkat sekolah. Nanti jika dia dipanggil kepala sekolah berkaitan dengan teguran itu dia akan menghadapinya. Entah nanti apa yang akan dia katakan, tetapi setidaknya ada kebijaksanaan dari beliau untuk memperbolehkan dia tetap melanjutkan sekolah. Nina berharap ancaman di dalam surat tersebut hanya sekedar gertakan dan tidak akan benar-benar terjadi.

Di depan pintu kelas, ibu guru sudah menghadang Nina dan menyuruh Nina untuk menghadap kepala sekolah sebelum masuk kelas. Hati Nina tercekat, terlebih ketika melihat raut gurunya yang masam. Dengan langkah pelan Nina berbalik menuju kantor kepala sekolah.

Lima belas menit kemudian, Nina keluar dari ruangan dari ruangan kepala sekolah dengan wajah menunduk. Air matanya mengalir di pipinya, sebentar-sebentar bahunya berguncang. Dia terus melangkah keluar dari halaman sekolah untuk pulang. Kepala sekolah memutuskan untukm mensokrs dia tidak boleh mengikuti pelajaran sampai dia bisa membayar tunggakan SPP. Sepanjang perjalanan, Nina berusaha untuk menghentikan tangisannya. Dia tidak ingin ketika dia sampai dirumah, neneknya belum berangkat dan melihat dia pulang. maka Nina mengambil arah memutar dan berharap neneknya sudah berangkat sebelum dia sampai ke rumah.

Cukup lama Nina berjalan menyusur jalan sebelum akhirnya dia sampai di depan rumah. Ketika hendak melangkah masuk, pintu rumah terbuka dan neneknya berdiri memandang Nina dengan pandangan penuh tanya.

“Lho kok sudah pulang, Ndhuk?”

Nina hanya diam sambil terus melangkah menunduk.

“Ada apa? Apa kamu sakit?” Tanya neneknya sambil menyongsong kedatangannya.

Nina hanya menggeleng lemah, dan meledaklah tangisnya tak tertahankan, Nina menghambur ke arah neneknya yang segera memeluknya.

“Ada apa Ndhuk?” Ayo..ayo masuk, nggak enak kalau dilihat orang kalau kamu menangis begini.” Dengan dirangkul neneknya, Nina langsung berlari menuju kamar dan tangisannya semakin keras.

Entah berapa lama Nina menangis, neneknya hanya duduk di tepi pembaringan sementara tangannya membelai lembut rambut Nina. Tangisan Nina agak reda, sesekali isaknya masih terdengar, berulang kali sang nenek menghela nafas panjang.

“Ndhuk kamu ngga usah bercerita. Nenek sudah tahu apa yang kamu alami. Nenek sudah membaca surat teguran dari sekolahmu. Hari ini kamu dirumah saja, biar besok nenek yang menghadap Kepala Sekolahmu.”

Nina mengangguk pelan, pandangannya menerawang jauh menembus langit-langit rumahnya.

(rantingembun_yogya@yahoo.co.id)

Categories: Renungan

Stres

August 27, 2010 2 comments

Siapa yang tidak pernah mengalami yang satu ini, saat ini pun saya sedang stres karena tekanan hidup, stres karena pekerjaan, stres karena tidak dapat mencapai apa yang ditetapkan dalam hidup (karier, relasi, keluarga, diri sendiri, cita-cita, bisnis, dll) mungkin tak hanya saya yang sedang stres, anda atau siapapun yang sedang membaca ini bisa saja dirundung kegalauan dan stres.

Menurut pendapat saya, meskipun saya bukan seorang psikolog, stres sendiri adalah respon tubuh yang dituntut baik secara langsung/tidak langsung terhadap situasi yang diidealkan. Perhatikan kata “dituntut” diatas, mau tidak mau, saya, anda atau siapapun akan dikenai situasi tersebut, menuntut kemampuan kita sampai batas akhir, menuntut dan menyita waktu kita, menuntut pengorbanan kita (terkadang sampai ke titik terendah hidup kita, dan kita tidak mendapat apa-apa, inilah hidup…).

Kemampuan seseorang akan diuji dengan tingkat stres bertahap dalam hidup, dalam menghadapi level stres tersebut diperlukan beberapa hal yang cukup membantu untuk menopangnya antara lain, tingkat pendidikan (yang secara tidak langsung mempengaruhi sikap dan perilakunya dalam mengambil keputusan, meskipun ini tidak mutlak benar), keadaan ekonomi, kedudukan dalam sosial, terakhir yang paling vital yaitu iman dan keteguhan hati.

Stres membuat rambut saya beruban meskipun tidak semua, dan ini cukup mengganggu, membuat wajah kusut dan pikiran kalut. Seperti halnya saya, saat seseorang dalam keadaan stres berat karena sesuatu hal, respon tubuh (entah fisik atau psikis) akan menunjukkan kalau kita menghadapi tekanan dan serangan (bisa diibaratkan begitu), ada yang karena stres dan tegang dalam menghadapi sesuatu ia selalu sakit perut, ada yang keringat dingin, ada pula yang menggigil, menggigiti kuku jari, banyak respon fisik yang ditimbulkan karena tekanan mental ini, dari segi psikologis bisa juga berakibat ke gugup minder, melamun, sulit berkonsentrasi, hingga otak “hang/blank” untuk sementara waktu, sampai ke taraf depresi (benar-benar nge-hang)

Inilah beberapa hal yang menyebabkan kita menjadi stres, entah disadari atau tidak :

  1. Keadaan terjepit dan kita dituntut menyelesaikannya padahal diluar kemampuan kita, dan ini tanggung jawab kita.
  2. Rasa bersalah akibat perbuatan kita dan menuntut kita untuk memperbaikinya.
  3. Menghadapi situasi pelik dimana kita sama sekali belum pernah menghadapinya.
  4. Banyaknya tekanan hidup dan tanggung jawab kita yang harus kita penuhi.
  5. Tidak adanya solusi dlm situasi dilematis ditengah masalah yg dihadapi.
  6. Penolakan terhadap semua karya dan kerja keras kita, segala usaha kita.
  7. Kegagalan demi kegagalan yang menghampiri langkah hidup.
  8. Ketidakcocokan dan sulitnya beradaptasi terhadap lingkungan atau kondisi tertentu, bertolak belakang dengan kepribadian dan jati diri kita

Hal-hal diatas hanyalah beberapa contoh dari sekian masalah yang membuat kepala kita ingin meledak rasanya. Namun inilah hidup, dengan keanekaragamannya orang semakin stres dan stres ingin rasanya keluar dari kondisi yang menghimpit. Namun apa boleh buat, seandainya hidup bisa memilih. Kita harus menghadapi masalah-masalah yang ada, satu per satu, sedikit demi sedikit harus dihadapi, diambil artinya, diresapi darimana akarnya, jika melebihi kemampuanmu, dan kita tidak kuat memikulnya, berdoalah maka sedikit beban kita diringankan, mintailah bantuan semua orang yang kita kenal, kalau itu masih saja gagal, berlapang dadalah dan tegarlah kalau kita tidak sanggup menghadapinya dan lepaskanlah (bukan berarti kita lepas tanggung jawab) karena kita sudah melakukan yang terbaik untuk menyelesaikannya.

Hidup sebenarnya indah jika ada pengertian antara satu dengan yang lainya, namun terkadang pengertian ini tidak kita dapatkan, maka kita berjuang untuk mendapatkannya.

Saat kita tertekan dan sesak karena keadaan, inilah yang harus kita lakukan :

  1. Berdoalah (apapun keyakinan anda) dan serahkanlah kehidupan ini ke TanganNya.
  2. Kelemahanku adalah kekuatanku, dengan falsafah tersebut hadapilah momok hidup kita dengan kekuatan luar biasa yg kita miliki, apapun cara kita.
  3. Prioritaskan apa yang harus dilakukan.
  4. Selalu dekat dengan orang-orang terkasih (Ibu, bapak, keluarga, pacar, teman karib, atau siapapun) dan ceritakan masalah kita sedetail mungkin.
  5. Sikap penerimaan akan batas kemampuan kita dan lapang dada.
  6. Lupakan sejenak siapa diri anda dan lepaskan semua beban yang menindih kita (rekreasi, jalan-jalan, melakukan hal/kegemaran kita)

Stres dan masalah membuat kita dewasa dan belajar, membuat kita mengerti ada yang lebih penting diluar sana, membuat kita mengerti tanggung jawab kita.

Lakukan terbaik yang kita bisa, dan berserahlah, Tuhan tahu yang terbaik bagi kita masing-masing. Jangan lekas berputus harapan, dan selalu dijalan yang tepat, niscaya stres akan berkurang.

Categories: Motivasi

Hidup Seperti Secangkir Kopi

August 24, 2010 Leave a comment

Beberapa alumni sebuah universitas yang sedang berkarier saling bertemu satu sama lain dalam sebuah kesempatan. Mereka memutuskan untuk berkunjung ke universitas kembali untuk menemui profesor tua mereka dan bercerita mengenai beratnya tekanan hidup, kerja dan stress yang mereka alami.

Percakapan pun dimulai dan profesor tersebut menawarkan kopi. Ia pergi sendiri ke dapur lalu membuat dan menyajikan kopi dalam sebuah teko besar beserta beberapa potong kue. Sang profesor tersebut mempersilakan tamu-tamunya mengambil sendiri cangkir-cangkir yang disediakan disitu. Terdapat cangkir porselain, kaca, plastik, kristal, mantan anak-anak didiknya tersebut mengambil masing-masing yang menjadi cangkir pilihannya, dan menuangkan kopi kedalamnya.

Lalu profesor tersebut mengamati nampan tempat cangkir-cangkir tersebut berada dan berkata “Seperti kalian lihat, hanya tersisa cangkir dengan harga paling murah yang tidak terpilih diantara cangkir-cangkir yang lain.” profesor tersebut melanjutkan “Itu bagus, pilihan terbaik kalian, namun ini dia masalah dan stres kalian, yakinlah bahwa bukan cangkir yang menentukan rasa dan kualitas kopi tersebut, cangkir tersebut mungkin berharga mahal tetapi justru menyembunyikan apa yang kita minum, bukankah yang kalian inginkan adalah kopi?”bukan cangkirnya.”

“Lalu kalian memutuskan untuk mengambil cangkir yang terbaik, dan kalian saling memandang kepunyaan yang satu dengan yang lain, cangkir siapa yang terbaik.” kata profesor tersebut

“Sekarang bandingkan ini, hidup adalah kopi. Uang, jabatan, dan kedudukan kalian dalam masyarakat adalah cangkirnya. Cangkir tersebut hanya alat untuk menahan dan menjaga kopi tersebut. Apapun cangkir yang kalian miliki tidak mengubah rasa dan kualitas kopi tersebut.”

Begitu pula halnya dengan kita, terkadang kita hanya berkonsentrasi pada “cangkir” dan kita gagal untuk menikmati “kopi” kita, kecaplah “kopi” kita, bukan cangkirnya. Orang-orang yang paling berbahagia bukanlah orang yang memiliki segala yang terbaik dalam hidup, namun mereka melakukan yang terbaik dalam hidupnya.

Hiduplah dengan sederhana

Bicaralah dengan ramah

Tanamkan kepedulian

dan Cinta yang berkelanjutan.

– Hidup seperti secangkir kopi-

Categories: Motivasi